Persaingan & Perkembangan Industri Jasa Penerbangan di Indoneisa

Perkembangan Industri Jasa Penerbangan

Perkembangan Industri Jasa Penerbangan

Perkembangan Industri Jasa Penerbangan di Indonesia, Khususnya untuk Penerbangan Komersial Berjadwal semakin marak, Sejak dikeluarkannya deregulasi yang mengatur transporatasi udara pada tahun 1999, berupa serangkaian paket deregulasi. Salah satunya adalah Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 81 Tahun 2004 tentang Pendirian Perusahaan penerbangan di Indonesia.

Banyaknya jumlah Maskapai Penerbangan yang beroperasi di Indonesia secara langsung menciptakan persaingan yang cukup ketat. Walaupun menghadapi tekanan dengan meningkatnya harga bahan bakar, Industri Penerbangan Nasional tetap mengalami pertumbuhan yang pesat.

Perkembangan Industri Jasa Penerbangan

Perkembangan Jasa Pelayanan Maskapai Penerbangan dari tahun ke tahun semakin menjadi perhatian masyarakat luas. Hal itu dapat dilihat dari ketatnya persaingan pelayanan, harga dan promosi yang ditawarkan berbagai maskapai penerbangan.

Daya tarik (attractiviness) Industri Penerbangan cukup besar dan menjanjikan. Hal ini dapat dilihat banyaknya Industri Penerbangan yang menggeluti bisnis tersebut, begitu juga dengan Maskapai Penerbangan, Maskapai Nasional dan domestik yang mencoba mempertahankan tarif dengan menyesuaikan kualitas pelayanan maksimal dari Maskapai Penerbangan yang sudah memang diakui oleh seluruh pengguna fasilitas jasa penerbangan.

Market Size Industri Penerbangan

Dilihat dari Market Size, Industry Penerbangan cukup menggiurkan, setiap hari diseluruh dunia lebih dari tiga juta penumpang yang terbang lewat udara. Suatu ukuran pasar yang cukup besar.

Permintaan (demand) akan angkutan udara masih memungkinkan meningkat diatas jumlah tersebut, terlebih pada musim sibuk (peak season) seperti hari libur anak sekolah dan kuliah, hari besar keagamaan atau musim-musim tertentu atau hari biasa (low season).

Saat ini, kegiatan pemasaran merupakan proses yang terintegrasi, yaitu berfokus pada pelanggan. Survei kepuasan pelanggan bermanfaat untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja internal jasa yang bersangkutan.

Data dari survei kepuasan pelanggan seperti ini dapat mendorong manajemen Maskapai Penerbangan untuk memahami perilaku pelanggan sehingga dapat dijadikan bahan yang sangat penting untuk menyusun costumer relationship managemen.

Setiap Perusahaan, baik yang bergerak di bidang jasa maupun nonjasa, dalam melakukan kegiatan bisnis memerlukan strategi yang mampu menempatkan perusahaan pada posisi yang terbaik, mampu bersaing serta terus berkembang dengan mengoptimalkan semua potensi sumber daya yang dimiliki (Sitepu, 2005).

Perusahaan jasa memiliki karakteristik yang berbeda dengan perusahaan nonjasa. Pemasaran Jasa Penerbangan merupakan suatu proses penyesuaian antara permintaan penumpang pada saat ini, permintaan potensial, permintaan masa depan, dan penawaran dari suatu maskapai penerbangan (Natalisa, 1995).

Kriteria Menjadi Perusahaan Kompetitif

Untuk menjadi perusahaan yang kompetitif tentu harus memenuhi sejumlah kriteria, salah satu kriteria adalah kepuasan pelanggan yang bersifat dinamis yang sangat dipengaruhi oleh kemajuan-kemajuan yang diraih dalam teknologi telekomunikasi dan teknologi informasi.

Selama ini Maskapai Penerbangan berjalan tegak diantara banyaknya perusahaan sejenis lainnya, dan selama ini pula Maskapai Penerbangan “menemani” masyarakat luas, khususnya bagi para penduduk Indonesia yang senang melakukan perjalanan bagi keperluannya.

Begitulah Maskapai Penerbangan hadir ditengah kesibukan pelanggan (masyarakat) untuk menyediakan berbagai keperluan yang diinginkan para pelanggan.

Dengan kepuasan yang diperoleh pelanggan maka dengan sendirinya perusahaan tersebut telah menciptakan image yang positif terhadap pelanggan, yang biasanya perusahaan perlu menambahkan adanya pemberian jaminan produk atau jasa yang telah dibeli oleh pelanggan.

Baik Buruknya Citra Maskapai Penerbangan

Baik buruknya citra suatu Perusahaan Maskapai Penerbangan tergantung dari pelayanan yang diberikan dalam memuaskan pelanggan pada kehidupan sehari-hari, sekaligus perusahaan harus berupaya untuk mampu menghadapi pasar yang semakin kompetitif saat ini dalam beraktifitas.

Maka selayaknya bagi perusahaan memperhatikan lebih mendalam lagi mengenai arti pentingnya kepuasan pelanggan, karena perusahaan mutlak tergantung dari ada atau tidaknya perhatian terhadap pelanggan dengan peningkatan pelayanan demi meningkatkan kepuasan yang diberikan Maskapai Penerbangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *